6 Cara Mencipta Indeks Bahagia di Jiwa Melalui Ajaran Islam

Notification

×

Iklan

Iklan

6 Cara Mencipta Indeks Bahagia di Jiwa Melalui Ajaran Islam

25 Desember 2022 | 18:31 WIB Last Updated 2022-12-25T11:31:05Z


WELASASIHMEDIA.ID - Kebahagiaan dekat dengan sederhana. Akan tetapi, hidup ini penuh onak dan duri yang merintangi hamba-hamba yang berjalan menuju Allah. 


Bagaimana kira-kira upaya untuk merutinkan atau melanggengkan zikir itu? Dan, lalu secara alamiah akan melahirkan rasa bahagia di dada kita sehingga hidup kita tidak mudah rapuh tergerus masalah kehidupan?


Barangkali, dibawah ini kami rangkum beberapa kiat-kiat agar bahagia selalu menyertai hidup sehingga dengan kebahagiaan inilah kita tidak mudah mengeluh lelah dan rapuh.


1. Senantiasa “ingat” kepada Allah


Di setiap kondisi atau suasana, dan dimanapun kita berada, usahakan untuk menemukan apapun saja yang sekiranya dapat membuat kita ingat kepada Allah Swt. dan Kebesaran serta Kedermawanan-Nya.


2. Usai shalat 5 waktu, tahan dan sempatkan diri untuk berzikir


Hal ini dapat membuat kita refresh kembali setelah terpusingkan dan dibikin keruh oleh kesibukan duniawi. 


Shalat 5 waktu sungguh merupakan titik jeda (pause) istirahat jasmani untuk kemudian memenuhi kebutuhan dan kerinduan ruhani kita kepada Allah.


Kebiasaan ini dapat merenggangkan ketegangan-ketegangan diri kita sehingga batin menjadi lebih tenteram.


3. Susun daftar hal-hal yang harus kamu syukuri


Sangat penting bagi kita untuk senantiasa bersyukur.Karena kunci utama kebahagiaan adalah rasa syukur sebagai ungkapan terima kasih atas segala bentuk nikmat dari Allah kepada kita. 


Dalam sehari, paling sedikit kita tuliskan 3 daftar hal yang paling kita syukuri pada hari tersebut.


4. Lihatlah matahari terbit dengan penuh senyuman tulus


Secara science pun dapat dibuktikan bahwa cahaya matahari yang diterbitkan-Nya sungguh bermanfaat bagi kesehatan manusia. 


Maka iringilah aktivitas ini dengan senyuman—yang merupakan wakil ekspresi dari batin kita yang dalam. Berharap kepada Allah agar dapat menjalani hari dengan sepenuh hati dan senantiasa berada dalam naungan kasih-Nya.


Allah menciptakan alam semesta ini begitu indah. Betapa beruntungnya jika kita memiliki kesempatan untuk bermesraan dengan alam, sebagai wasilah atau perantara mendekatkan diri dengan Allah Sang Khaliqnya. 


Kalau sedang mendapat kesempatan berliburan, ajak sertalah keluarga Anda, sehingga hal ini akan dapat menerbitkan matahari dan matahati kebahagiaan yang begitu intim dan istimewa dalam keluarga.


5. Carilah kesunyian sejenak


Kebanyakan manusia sontak mengeluh, kalau tidak mengamuk, ketika dirundung beragam permasalahan. Dalam kondisi seperti itu, alangkah baiknya jika kita mencari kesunyian, paling tidak di kamar sendiri, untuk merenungkan apa-apa yang mungkin kita pernah membikin kesalahan. 


Evaluasi ego kita pribadi. Lantas kalau tidak kuat dengan sunyi, temuilah guru, orangtua, atau saudara yang Anda percaya untuk diajak sharing. Dan jangan lupa dalam sharing itu, sertakanlah Allah dalam setiap gerak batinmu selalu.


6. Ikutilah majelis zikir


Segala sesuatu yang dilakukan sendirian akan terasa berat dan melelahkan. Maka kita butuh bantuan orang lain atau rekan, dalam berbuat kebaikatn terutama. 


Atas hal demikian, kita perlu mengikuti pula majelis zikir di tempat terdekat dari rumah guna memotivasi serta memperingan perjuangan kita untuk mendekati-Nya (taqarrub ilallahi). 


Meskipun tidak wajib untuk mengikuti majelis zikir tertentu, namun kiat ini cukup efektif dalam meningkatkan indeks kebahagiaan seseorang.